fathul-anshary.blogspot.com

fathul-anshary.blogspot.com

Senin, 05 November 2012

Sistem Informasi Manajemen


PENGEMBANGAN SISTEM
            Baik manajer maupun para pengembangan sistem dapat menerapkan pendekatan sistem ketika memecahkan masalah.
Pendekatan sistem terdiri atas tiga tahapan kerja : persiapan, definisi, dan solusi.  Di dalam setiap tahapan terdapat urut – urutan langkah. Upaya persiapan terdiri atas melihat perusahaan sebagai suatu sistem, mengenal sistem lingkungan, dan mengidentifikasikan subsistem – subsistem perusahaan. Upaya definisi melanjutkan dari satu sistem ke tingkat subsistem lain dan menganalisis bagian – bagian sistem dengan urutan – urutan tertentu. Upaya solusi melibatkan pengidentifikasian solusi – solusi alternatif, mengevaluasinya, dan memilih solusi yang terbaik.
Pendekatan Sistem
Tiga rangkaian pertimbangan yang terlibat dalam pemecahan sebuah kontroversi secara memadai menurut John Dewey dalam sebuah buku di tahun 1910.
-          Mengenali kontroversi
-          Mempertimbangkan kliam-klaim alternatif
-          Membentuk satu pertimbangan
Dewey tidak mempergunakan istilah pendekatan sistem, namun ia menyadari adanya sifat berurutan sari pemecahan masalah, mengidentifikasi suatu masalah, mempertimbangkan berbagai cara untuk memcahkannya, dan terakhir memilih solusi yang terlihat paling baik.
Urutan Langkah – Langkah
Tahap I : Upaya persiapan
-          Melihat perusahaan sebagai suatu sistem
-          Mengenal sistem lingkungan
-          Mengidentifikasi subsistem-subsistem perusahaan
Tahap II : Upaya Definisi
-          Melanjutkan dari tingkat sistem ke tingkat subsistem
-          Menganalisis bagian – bagian sistem dalam suatu uruta-urutan tertentu

Tahap III :  Upaya Solusi
-          Mengidentifikasi solusi-solusi alternatif
-          Mengevaluasi solusi-solusi alternatif
-          Memilih solusi alternatif
-          Mengimplementasikan solusi
-          Menindaklajuti untuk memastikan bahwa solusi tersebut efektif
Siklus Hidup Pengembangan Sistem
            Pendekatan sistem merupakan sebuah metodologi. Metodologi adalah satu cara yang direkomendasikan dalam melakukan sesuatu. Pendekatan sistem adalah metodologi dasar dalam memecahkan segala jenis masalah. Siklus hidup pengembangan sistem adalah aplikasi dari pendekatan sistem bagi pengembangan suatu sistem informasi.
Prototyping
Prototype adalah satu versi dari sebuah sistem potensial yang memberikan ide bagi para pengembang dan calon pengguna, bagaimana sistem akan berfungsi dalam bentuk yang telah selesai. Proses membuat prototype ini disebut prototyping.
Jenis – Jenis Prototype
Terdapat dua jenis prototype : evolusioner dan persyaratan.
Prototype Evolusioner terus menerus disempurnakan sampai memiliki fungsionalitas yang dibutuhkan pengguna dari sistem yang baru.
Prototype Persyaratan dikembangkan sebagai satu cara untuk mendefinisikan persyaratan-persyaratan fungsional dari sistem baru ketika pengguna  tidak mampu mengungkapkan dengan jelas apa yang mereka inginkan.
Daya Tarik Prototyping
-          Membaiknya komunikasi antara pengembang dan pengguna
-          Pengembang dapat melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam kebutuhan pengguna
-          Pengguna memainkan peranan yang lebih aktif dalam pengembangan sistem
-          Pengembang dan pengguna menghabiskan waktu dan usaha yang lebih sedikit dalam mengembangkan sistem
-          Implementasi menjadi jauh lebih mudah karena pengguna tahu apa yang diharapkannya.
RAD ( Rapid Application Development )
            Istilah RAD atau pengembangan aplikasi cepat diperkenalkan oleh konsultan komputer dan penulis JAMES MARTIN, dan istilah ini mengacu pada pengembangan suatu siklus hidup yang di maksudkan untuk memproduksi sistem dengan cepat tanpa mengorbankan mutunya. RAD adalah kumpula strategi, metodologi, dan alat terintegrasi yang terdapat didalam suatu kerangka kerja yang disebut rekayasa informasi.
Unsur – Unsur Penting RAD
-          Manajemen. Khususnya manajemen puncak, hendaknya menjadi penguji coba (experimenter) yang suka melakukan hal hal dengan cara baru atau pengadaptasi awal (early adapter) yang dengan cepat mempelajari bagai mana cara menggunakan metodologi-metodologi baru.
-          Orang. Daripada hanya memanfaatkan satu tim untuk melakukan seluruh aktivitas RAD menyadari adanya efiesiensi yang dapat dicapai melalui penggunaan tim-tim khusus.
-          Metodologi. Metodologi ddasar RAD adalah siklus hidup RAD
-          Alat-Alat. Terutama terdiri atas bahasa-bahasa generasi keempat dan alat-alat rekayasa peranti lunak dengan bantuan komputer yang memfasilitasi prototyping dan penciptaan kode.

Pengembangan Berfrase
            Pengembangan berfrase adalah suatu pendekatan bagi pengembangan sistem informasi yang terdiri atas enam tahap. Investigasi awal, analisis, desain, konstruksi awal, konstruksi akhir, serta pengujian, dan pemasangan sistem.
Desain Ulang Proses Bisnis
            Proses pengerjaan ulang sistem disebut  dengai istilah rekayasa ulang atau disebut juga dengan istilah desain ulang proses bisnis ( business procces redesign – BPR ) BPR memengaruhi operasi TI perusahaan dalam dua hal. Pertama, TI dapat menerapkan BPR untuk mendesign ulang sistem-sistem informasi yang hidupnya tidak dapat dipertahankan lagi dengan pemeliharaan biasa.
Rekayasa Terbalik
            Rekayasa terbalik adalah proses menganalisis sistem yang sudah ada untuk mengidentifikasi unsur-unsur dan saling keterhubungan di antara unsur-unsur tersebut sekaligus untuk membuat dokumentasi pada tingkat abstraksi yang lebih tinggi dari pada yang telah ada pada saat ini.
Rekayasa Ulang
            Rekayasa ulang adalah merancang ulang sebuah sistem seluruhnya dengan tujuan mengubah fungsionalitasnya. Akan tetapi,  bukanlah pendekatan yang “bersih”, karena pengetahuan dari sistem yang ada saat ini tidak sepenuhnya diabaikan. Pengetahuan tersebut diperoleh pertama kali dengan melakukan rekayasa ulang.
Menempatkan SDLC Tradisional, Prototyping, RAD, pengembangan Berfrase, dan BPR Dalam Perspekif
SDLC tradisional, prototyping, RAD, dab BPR semuanya adalah metodologi. Semuanya adalah cara-cara yang direkomendasikan  dalam mengembangkan sistem informasi. SDLC tradisional adalah suatu penerapan pendekatan sistem terhadap masalah pengembangan sistem, dan meiliki seluruh unsur-unsur pendekatan sistem dasar, diawali dari identifikasi masalah dan diakhiri dengan penggunaan sistem.

Alat – Alat Pengembangan Sistem
            Pendekatan Sistem dan berbagai siklus hidup pengembangan sistem adalah metodologi. Cara-cara yang direkomendasikan dalam memecahkan masalah-masalah sistem. Metodologi sama seperti sebuah cetak biru yang digambar oleh arsitek untuk membantu paara kontraktor, tukang kayu, tukang pipa, ahli listrik, dan sejenisnya ketika mereka membangun sebuah rumah.
Pemodelan Proses
            Pemodelan proses pertama kali dilakukan dengan menggunakan diagram alur (flowchart). Diagram ini mengilustrasikan aliran data melalui sistem dan program. International Organization for Standardization (ISO) menciptakan standar untuk bentuk-bentuk simbol flowchart, memastikan penggunaannya diseluruh dunia. Akan tetapi popularitasnya berusia pendek, seiring dengan diciptakannya alat-alat pemodelan yang lebih sederhana dan lebih efektif.
Diagram Arus Data
            Diagram arus data (data flow diagram-DFD) adalah penyajian grafis dari sebuah sistem yang mempergunakan empat bentuk simbol untuk mengilustrasikan bagaimana data mengalir melalui proses-proses yang saling tersambung. Simbol-simbol tersebut mencerminkan (1) Unsur-unsur lingkungan dengan mana sistem berinteraksi, (2) Proses, (3) Arus data, dan (4) Penyimpanan data.
Unsur-unsur lingkungan berada di luar batas sistem. Unsur-unsur ini memberikan input data kepada sistem dan menerima output data dari sistem. Proses adalah sesuatu yang mengubah input menjadi output. Arus data terdiri atas sekumpulan unsur-unsur data yang berhubungan secara logis. (mulai dari satu unsur data tunggal hingga satu file atau lebih) yang bergerak dari satu titik atau proses ke titik atau proses yang lain. Penyimpanan data adalah suatu gudang data. Bayangkanlah penyimpanan data sebagai “data yang beristirahat.”
Kasus Penggunaan
            Kasus penggunaan (ude case) adalah uraian naratif dalam bentuk kerangka dan dialog yang terjadi antara sistem primer dengan sekunder.

Manajemen Proyek
            Proyek-proyek pengembangan sistem yang pertama di kelola oleh manajer unit TI, dengan dibantu oleh manajer dari analisis sistem, pemograman, dan operasi. Melalui percobaan, tanggung jawab manajemen secara bertahap telah mencapai tingkat manajemen yang lebih tinggi yaitu, tingkat strategis dalam kebanyakan kasus.
Steering Committee SIM
            Ketika sebuah perusahaan membentuk satu steering committee dengan tujuan untuk mengarahkan penggunaan sumber daya komputasi perusahaan, maka nama steering committe SIM akan dipergunakan.
Steering committe SIM menjalakan tiga fungsi utama
-          Menciptakan kebijakan yang memastikan dukungan komputer untukmencapai sasaran strategis perusahaan.
-          Melakukan pengendalian fiskal dengan bertidak sebagai yang berwenang dalam memberikan persetujuan untuk seluruh permintaan akan pendanaan yang berhubungan dengan komputer.
-          Menyelesaikan perselisihan yang terjadi sehubungan dengan prioritas penggunaan komputer.
Kepemimpinan Proyek
            Aktifitas tim akan diarahkan oleh seorang ketua tim atau pemimpin proyek yang memberikan arahan disepanjang masa proyek. Berbeda dari steering committee SIM,  tim proyek tidaklah bersifat terus-menerus;biasanya akan dibubarkan ketika implementasi telah selesai dilaksanakan.
Mengistemasi Biaya Proyek
            Mengistemasi waktu dan uang yang dibutuhkan untuk mengembangkan sebuah sistem telah lama menjadi satu tugas yang menantang. Akan tetapi, lambat laun telah diciptakan banyak metode yang dapat digunakan untuk mengestimasi biaya dan jadwal proyek.


Alat – Alat dan Teknisi Estimasi Biaya
            Estimasi analogis (analogous estimating) menggunakan biaya aktual proyek-proyek serupa yang telah dilakukan dimasa  lalu senagai dasar untuk memproyeksikan biaya dari proyek yang sedang dipertimbangkan. Teknik ini digunakan ketika hanya terdapat sedikit informasi lain yang tersedia. Teknik ini lebih murah dari pada teknik-teknik yang lain, tetapi pada umumnya kurang akurat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar